Header Ads Widget

Warga Rembang Geger Temukan Kerangka Manusia Berkaos Merah di Hutan Mantingan

JAWA TENGAH, iNET -  Masyarakat di Dukuh Jurangjero, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Rembang, dibuat geger dengan penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Mantingan Rembang Jawa Tengah, yang masuk dalam lahan Perhutani.

Penemuan kerangka manusia itu berawal saat warga tengah bergotong-royong membersihkan lahan hutan, kemudian salah satu warga bernama Susilo Anung Rohmad (30), terkejut menemukan ada kepala tengkorak saat membabat semak belukar.

Susilo bersama lima orang lainnya langsung meninggalkan lokasi dan memberitahukan penemuan itu kepada Ratmin (55) dan Ahmad Yusuf (22), untuk kemudian dilakukan pengecekan bersama.

Keduanya mendatangi lokasi dan melihat adanya kerangka manusia berpakaian rusak. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Sukorejo dan diteruskan ke Polsek Sumber.

Salah satu saksi, Ahmad Yusuf mengaku sempat mencium bau busuk pada Februari 2025 lalu. Kala itu, ia mencari rumput sekitar 15 meter dari lokasi kejadian.

"Saya sempat mencium bau busuk yang sangat menyengat. Namun saat itu, saya mengabaikannya, karena mengira berasal dari bangkai hewan hutan," ucap Yusuf pada Kamis (4/6/2026).

Merespons temuan kerangka manusia itu, Kapolsek Sumber AKP Pujiono mendatagi lokasi sekitar pukul 10.30 WIB. Selanjutnya disusul Tim Inafis Polres Rembang dan Tim Medis Puskesmas Sumber.

Petugas gabungan ini tiba di lokasi. untuk melakukan identifikasi awal dan mengamankan sejumlah barang bukti di TKP. Petugas mengumpulkan tulang belulang yang sudah terpisah dan kaos merah serta sepasang sandal slop.

Kapolsek Sumber, AKP Pujiono mengatakan, pihaknya masih belum bisa mengungkap identitas korban. Atas kesepakatan pihak desa dan Perhutani KPH Mantingan, kerangka tersebut diserahkan ke RSUD Soetrasno Rembang untuk dimakamkan secara layak.

Polisi pun terkesan masih kesulitan dalam mengungkap identitas korban, apakah korban pembunuhan atau dengan kematian wajar. Sebab di lokasi kejadian, minim petunjuk untuk membuka tabir identitas kerangka manusia itu.

Pujiono mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

"Kami meminta warga di Kecamatan Sumber dan Sulang yang sempat kehilangan kerabatnya, untuk melakukan pengecekan. Kepastian lebih lanjut masih menunggu hasil penyelidikan," terang Pujiono.

Perhutani Tunggu Hasil Polisi

Dikonfirmasi terpisah, Humas Perhutani KPH Mantingan, Ismartoyo, membenarkan peristiwa penemuan kerangka manusia di dalam wilayah pemangkuan hutan mereka.

Menurut Ismartoyo, pihak manajemen Perhutani telah berkoordinasi internal terkait temuan kerangka manusia. Berdasarkan konfirmasi dengan Wakil Administratur KPH Mantingan, wilayah dan kronologi kejadian memang sesuai dengan laporan di lapangan.

"Saya konfirmasi ke Pak Waka Adm, membenarkan adanya peristiwa itu. Untuk data dan peristiwanya sama (seperti laporan awal)," terang Ismartoyo.

Ismartoyo mengaku belum bisa memberikan keterangan detail mengenai aktivitas korban sebelum meninggal dunia. Sebab masih menunggu laporan resmi dari Polsek Sumber.

Intan*