Header Ads Widget

Kronologi 4 Anggota Brimob Diduga Ditikam Prajurit TNI AD saat Acara Syukuran di Manggarai Barat


NTT, iNET - Polda Nusa Tenggara Timur membeberkan kronologi empat anggota Brimob diduga ditikam tiga prajurit TNI AD di dusun Waemata, desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Peristiwa itu terjadi Kamis (11/6/2026) dini hari.

"Kasusnya masih penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, Senin (15/6/2026).

Kasus tersebut berawal saat sejumlah personel Brimob mengikuti acara misa syukuran pelantikan anggota Brimob Bripda JGR di dusun Waemata, desa Gorontalo, pada Rabu (10/6/2026) malam. Semula acaranya berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Memasuki dini hari, terjadi kesalahpahaman antara Brimob dan sejumlah prajurit TNI AD di lokasi. Suasana makin panas dan memicu keributan hingga terjadi penikaman. Akibatnya, Bripda RS, Bripda FA, Bripda BBK dan satu Brimob lainnya mengalami luka.

"Keempatnya mendapat tikaman di bagian punggung," katanya.

Tak Ganggu Sinergitas TNI-Polri

Menurut Henry, sejumlah personel yang berada di lokasi langsung melerai dan meredam situasi agar tidak berkembang lebih jauh. Kapolres Manggarai Barat juga langsung memerintahkan seluruh personel kembali ke markas kompi secara tertib demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh personel yang mengalami luka mendapatkan penanganan medis dengan baik di rumah sakit siloam Labuan Bajo," tutur Henry.

Henry menjamin insiden tersebut tidak akan mengganggu hubungan baik dan sinergitas TNI dan Polri di NTT. Selain itu, ia menyebut tim gabungan Propam dan POM AD sedang menyelidiki secara objektif untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi.

"Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses berjalan transparan, profesional, dan berdasarkan fakta yang sebenarnya," kata Henry.

 Wulan*