Header Ads Widget

Belum Punya IPAL, 11 Dapur Gizi Nasional di Rembang Dihentikan Sementara


JAWATENGAH iNET - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 11 dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, karena belum memiliki instalasi pengelolaan limbah (IPAL).

"Iya betul. Untuk target tidak ada, tapi selagi IPAL belum diperbaiki maka pengajuan surat pencabutan tidak bisa diajukan," kata koordinator wilayah SPPG Rembang, Aprilia Qoulan Syakila kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Pemberhentian ini tertuang dalam surat edaran nomor 2740/D.TWS/05/2026 diterbitkan pada 25 Mei 2026.

Dari surat tersebut diketahui SPPG di-suspend atau dihentikan sementara operasionalnya, setelah adanya temuan sejumlah dapur SPPG tidak memenuhi hingga tidak memilik standar IPAL di lingkungan dapur.

Selain itu, pihak BGN juga mempertimbangkan risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan.

"Maka dengan ini ditetapkan pemberhentian operasional sementara terhadap SPPG terlampir terhitung sejak tanggal surat ini diterbitkan," demikian bunyi surat BGN tersebut

Belasan SPPG di Rembang yang dihentikan sementara adalah Rembang Pamotan Tulung dari Yayasan Tunas Palapa Pinasthika Makan Bergizi Gratis.

Selanjutnya, Rembang Tireman dari Yayasan Perkumpulan Taman Kanak Kanak As Saminy, Rembang Pamotan Sidorejo dari Yayasan Tirto Mirah Asih.

Kemudian Rembang Padaran dari Yayasan Arunika Bumi Jaya, Rembang Lasem Sumbergirang dari Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholabah.

SPPG Rembang Sarang Sendangmulyo dari Yayasan Perkumpulan Taman Kanak Kanak As Saminy. Rembang Sluke Leran dari Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholabah Sumbergirang Lasem.

SPPG Rembang Sumber Sumber dari Yayasan Gema Mustika Insani. Dilanjutkan SPPG Rembang Pulo dari Yayasan Felza Muara Barokah.

SPPG Rembang Sumber Jatihadi dari Yayasan Mosya Selalu Berkah. Rembang Sale Wonokerto dari Yayasan Persyarikatan Muhammadiyah.

Wati*