ACEH, iNet.news - Banjir yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu berdampak pada masyarakat, termasuk pendidikan. Air merendam permukiman dan fasilitas umum, sehingga proses belajar di sejumlah sekolah terhenti.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang mencatat sebanyak 439 bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat banjir tersebut. MIN 4 Aceh Tamiang di Kecamatan Rantau menjadi salah satu sekolah dengan kerusakan cukup berat.
Melihat kondisi ini, Human Initiative bersama Pemerintah Aceh Tamiang serta Perwakilan dari Tim Songs for Sumatra memulai kick off renovasi pada Kamis 9 April 2026. Langkah ini menjadi awal untuk menata kembali ruang belajar agar anak-anak dapat belajar lebih aman dan nyaman.
Program ini berjalan melalui kolaborasi berbagai pihak. Songs for Sumatra menginisiasi penggalangan dana melalui konser di London beberapa waktu lalu. Dukungan juga datang dari diaspora Human Initiative di Eropa, Jepang, serta donor lainnya.
Kick off dilakukan oleh Presiden Human Initiative bersama VP Resource Mobilization and Impact Human Initiative. Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Aceh Tamiang turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
“Solidaritas yang begitu besar muncul di semua lini, tidak pandang itu siapa mereka. Untuk itu kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk bersama-sama mengembalikan harapan dan ruang belajar yang layak bagi anak-anak di Aceh Tamiang,” ujar Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati.
Pemulihan Pendidikan
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismailmenambahkan, “Semoga program ini berjalan dengan lancar dan juga menjadi pendukung untuk pemulihan pendidikan yang lebih baik, aman, dan bermanfaat bagi peningkatan pendidikan dan masa depan generasi muda Aceh Tamiang,” ucapnya.
Renovasi mencakup 13 ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan, mushola, UKS, dan fasilitas lainnya dengan target tiga bulan.
Sebelumnya, banjir merendam sekolah hingga ke bagian atap dan menghentikan kegiatan belajar. Dukungan awal dilakukan melalui pembersihan dan penyediaan sekolah darurat.
Ali**

