TOP NEWS :

Pria Ngaku Kenal Pejabat Bikin Onar di Semarang, Polisi: Diduga ODGJ

SEMARANG, iNet.news - Para pedagang di Jalan Watu Kaji Raya, Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis malam (16/4/2026), dibuat gusar oleh seorang pria bertopi yang membuat keonaran.

Setelah memesan dan menyantap bakso tanpa membayar, pria yang mengaku punya bekingan 'orang kuat' itu malah membikin keributan di Alfamart. Dia datang mengancam kasir dan meminta uang untuk membayar bakso.

Keributan mencuat setelah pedagang bakso yang curiga dengan pelaku yang tidak kunjung kembali, lantas dia mengecek ke minimarket karena mendengar ada keributan. 

BACA JUGA:

Dedi (28), pegawai warung bakso, menceritakan pria bertopi itu makan di warungnya sekitar pukul 19.00 WIB. Ia memesan dua porsi bakso, satu dimakan di tempat dan satu dibungkus.

"Setelah selesai makan, dia bilang mau ke minimarket ambil uang. Tapi ditunggu lama tidak kembali," ujar Dedi kepada wartawan.

Merasa curiga, Dedi kemudian menyusul ke minimarket yang lokasinya tidak jauh. Ia terkejut mendapati pria tengah ribut dengan kasir.

"Dia marah-marah, ngaku kenal orang penting, mengaku kenal paspampres, bahkan bilang kenal wali kota dan pemilik pusat minimarket," bebernya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Abril (24), karyawan minimarket, menjelaskan keributan di Alfamart tempatnya bekerja bermula saat pria tersebut masuk ke toko dan sempat menuju kamar mandi.

Tak lama berselang, ia berkeliling dan mengambil barang berupa pistol mainan serta senter. Pria itu disebut ingin membawa barang tersebut tanpa membayar, dengan hanya meninggalkan KTP sebagai jaminan.

"Tapi nadanya memaksa dan sempat mengancam," kata Abril.

Bahkan, Abril juga mengungkapkan, pria tersebut sempat melontarkan ancaman akan meledakkan toko jika permintaannya tidak dipenuhi.

"Dia bilang mau ngebom toko kalau tidak dilayani cepat," ujarnya.

Merasa mendapat ancaman, petugas minimarket melapor kepada atasan yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Banyumanik. Tak lama berselang, polisi bersama relawan tiba di lokasi dan langsung mengamankan pria tersebut.

Kata Polisi

Terkait peristiwa itu, Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo, mengaku sudah mengamankan pelaku.

"Bukan perampasan, tapi baru mau rencana pemerasan," jelasnya usai menangkap pelaku yang diketahui warga, Candisari, Kota Semarang.

BACA JUGA:

Pelaku mengaku berniat membeli pistol mainan untuk anaknya, namun juga mengakui sempat melontarkan ancaman yang disebutnya hanya sebagai gertakan.

"Itu cuma gertakan saja biar cepat dilayani," katanya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Setelah diamankan dan dimintai keterangan, pria tersebut kemudian dipulangkan dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Meski tidak menimbulkan korban, kejadian tersebut sempat membuat pedagang dan karyawan di sekitar lokasi merasa resah. Warga pun berharap insiden serupa tidak terulang agar situasi tetap aman dan kondusif.

Wati*